PRINGSEWU – Suasana penuh kemeriahan menyelimuti Pekon Srikaton, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu. Pada hari Minggu, 28 Desember 2025, masyarakat berkumpul bersama untuk merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Pekon Srikaton yang ke-14.
Tahun ini, panitia hari jadi memilih cara yang istimewa untuk menghibur warga sekaligus melestarikan tradisi, yakni dengan menampilkan pertunjukan Reog Ponorogo "Karya Budaya", grup kesenian kebanggaan asli dari Pekon Srikaton sendiri.
Pelestarian Budaya di Usia Remaja
Menginjak usia yang ke-14, Pekon Srikaton terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kerukunan dan kearifan lokal. Penampilan Reog Ponorogo Karya Budaya ini bukan sekadar hiburan visual, melainkan simbol semangat gotong royong dan kekuatan masyarakat desa.
Suara tabuhan kendang, gong, dan selompret mengiringi atraksi lincah para penari jaranan serta kegagahan pembarong yang memukau ratusan pasang mata yang hadir.
"Perayaan ini adalah bentuk rasa syukur kita atas perjalanan 14 tahun Pekon Srikaton. Dengan menghadirkan Karya Budaya, kita ingin menunjukkan bahwa potensi seni di desa kita sangat luar biasa dan harus terus didukung," ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.
Membangun Kebersamaan
Acara yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari ini dihadiri oleh jajaran perangkat pekon, tokoh agama, tokoh pemuda, serta tamu undangan dari kecamatan. Selain sebagai ajang hiburan, momen ini menjadi wadah silaturahmi bagi seluruh warga untuk mempererat tali persaudaraan demi kemajuan desa ke depannya.
Dampak Positif bagi Masyarakat
Selain menjadi ajang hiburan, perayaan ini juga membawa berkah bagi para pelaku UMKM lokal. Puluhan pedagang kecil di sekitar lokasi kegiatan tampak ramai pembeli, yang turut menggerakkan roda ekonomi desa selama acara berlangsung.
Dengan semangat HUT ke-14 ini, Pekon Srikaton diharapkan dapat terus tumbuh menjadi desa yang mandiri, maju, dan tetap memegang teguh nilai-nilai budaya di tengah arus modernisasi.